hijab fashion

Hijab fashion dan perkembangannya

Hijab saat ini telah menjadi bagian dari fashion, atau gaya busana, jika beberapa tahun silam, hijab dianggap hanya sebagai identitas dari agama islam, namun saat ini penggunaannya sudah mulai di akui, dan perkembangan hijab fashion juga memiliki trend tersendiri. Apalagi di tunjang dengan banyaknya publik figure yang menggunakan hijab dalam keseharian mereka. Saat ini hijab tidak lagi dianggap sebagai halangan bagi setiap perempuan untuk berkreasi. Jika beberapa tahun lalu perempuan yang berhijab kesulitan mendapatkan pekerjaan atau karir yang cukup sulit, berbeda dengan saat ini di mana perusahaan lebih mudah bahkan ada juga yang menganjuran karyawannya untuk mengenakan hijab. Hadirnya fashion desiner yang fokus dalam gaya busana muslimah yang kental dengan hijab juga menjadi salah satu faktor berkembangnya penggunaan hijab fashion ini.

Berdasarkan bentuknya pun hijab juga telah mengalami banyak penyesuaian. Jika sebelumnya hanya berbentuk persegi yang di bentuk menjadi segitiga dan diikatkan begitu saja menutupi kepala saat ini kain hijab juga bervariasi dengan berbagai bentuk, jenis kain dan juga corak yang variatif. Penggunaannnya juga dapat di kreasikan dengan berbagai bentuk sehingga tidak bosan dan juga enak di pandang. Perkembangan inilah yang menjadi pemicu tumbuhnya trend hijab fashion. Tidak hanya sebagai identiatas dari suatu agama namun juga sebagai bentuk dari gaya fashion.

Secara umum, hijab memang berbentuk lembaran kain yang cukup lebar. Dengan bentuk persegi atau persegi panjang. Bentuk hijab dengan model kain yang panjang di sebut dengan pasmina sedangkan kain yang berbentuk persegi di sebut dengan jilbab persegi. Cara pemakain hijab sendiri juga bervariasi. Anda bisa mengecek hal ini dari berbagai video yang telah di banyak di bagikan di media sosial. Ada beberapa poin penting dari trend hijab style ini. Pertama meskipun berorientasi pada fashion namun penggunaan hijab juga seyogyanya tidak melenceng dari syariat agama yang memiliki beberapa syarat dalam penggunaan jilbab atau hijab sebagai penutup kepala yang menjadi salah satu aurat dari wanita.

Baca Juga :  Mau Bikin Gaun Pengantin? Ini dia Rekomendasi Bahan Gaun Pengantin

Pertama jilbab yang di gunakan tidak tranparan. Karena memang tujuan dari berjilbab adalah untuk menutupi, jadi kalau sudah berjilbab tapi masih terlihat rambutnya ya jadi sedikit melenceng dari tujuan awal kan, beberapa yang masih terjadi adalah berjilbab namun masih terliat rambut yang keluar dari jilbabnya. Mungkin beberapa yang bisa di lakukan adalah memakai ikat rambut bagi yang berambut panjang, jika poni rambut banyak yang keluar bisa menggunakan ciput atau jepiran rambut. Dan yang masih menggunakan jilbab terlalu tipis bisa menggunakan jenis jilbab dengan kain yang lebih tebal.

Kedua, menggunakan jilbab namun tetap menggunakan pakaian yang ketat. untuk alasan kedua ini memang tidak hanya menyoroti pada model hijab, melainkan njuga mengomentari tentang gaya berpakaian, bagaimanapun juga berhijab adalah tanda bahwa seorang perempuan tunduk dalam agama, sehingga mengkombinasikan jilbab dengan pakaian yang ketat di rasa kurang cocok. Selanjutnya adalah kenakan model  style hijab casual yang sesuai dengan kenyamanan. Mungkin ada beberapa di antara anda yang senang sekali melihat gaya berjilbab seseorang, yang terlihat anggun dan juga cantik di pandang, namun penggunannya terlelu ribet, dimana anda yang di tuntut untuk serba cepat yang kadang kala membuat gaya style yang terlelu ribet justru membuat penampilan anda berantakan. Jadi gunakan style hijab casual yang mudah dan juga sesuai dengan gaya anda karena menjadi diri sendiri akan jauh memancarkan aura sendiri dari pada meniru gaya orang lain.